Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur sejak November 2024 hingga September 2025 menimbulkan dampak besar bagi masyarakat. Minimnya komunikasi publik pemerintah di media sosial mendorong relawan digital untuk aktif menyebarkan informasi kebencanaan melalui platform X (Twitter). Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur jaringan komunikasi serta peran relawan digital dalam penyebaran informasi erupsi Gunung Lewotobi. Metode yang digunakan ialah Social Network Analysis (SNA) berbasis big data dengan perangkat NodeXL menggunakan data percakapan X periode 1 Mei–21 September 2025. Hasil analisis menunjukkan 607 akun pengguna terlibat dalam 1.087 jaringan komunikasi dengan 48% unggahan bersifat netral, 37% negatif, dan 15% positif. Akun @humaniesproject berperan sebagai aktor utama, sedangkan akun pemerintah kurang aktif. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara relawan digital dan pemerintah untuk memperkuat komunikasi publik yang cepat, transparan, dan responsif dalam situasi bencana.
Copyrights © 2026