Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika partisipasi politik generasi milenial di Indonesia melalui media sosial. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis konten digital terhadap 50 responden milenial berusia 25–40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi milenial aktif berpartisipasi politik secara daring, meskipun partisipasi pasif lebih dominan dibandingkan aktif. Instagram, Twitter, dan TikTok menjadi platform utama yang digunakan, dengan motivasi partisipasi meliputi kepedulian terhadap isu sosial-politik, pengaruh teman sebaya, dan keinginan memengaruhi opini publik. Partisipasi daring menghadirkan peluang untuk meningkatkan literasi politik dan kesadaran masyarakat, tetapi juga membawa tantangan seperti disinformasi, polarisasi, dan partisipasi simbolik. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial berperan strategis dalam memperluas dan memperkuat partisipasi politik generasi muda di era digital.
Copyrights © 2025