Penelitian ini menganalisis makna gramatikal dalam lirik lagu “Janji Palsu” karya Hindia melalui tiga proses morfologis, yaitu afiksasi derivatif, reduplikasi, dan komposisi. Kajian pada lagu dilakukan karena lirik lagu sering memuat makna emosional dan metaforis yang tidak selalu dapat dipahami secara literal, sehingga memerlukan analisis linguistik untuk mengungkap makna lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data berupa lirik lagu “Janji Palsu” karya Hindia. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen dengan mendengarkan dan mencatat keseluruhan lirik lagu yang mengandung proses morfologis. Analisis data menggunakan pendekatan semantik-gramatikal dengan mengacu pada teori Chaer (2014) mengenai makna gramatikal yang muncul melalui proses afiksasi, reduplikasi, dan komposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 11 kata yang mengalami afiksasi derivatif yang membentuk perubahan kelas kata dan menciptakan makna baru, 4 bentuk reduplikasi yang menunjukkan makna jamak, intensitas, atau penguatan, serta 5 komposisi yang menghasilkan makna metaforis dan kontekstual seperti “serbuk gergaji”, “mati rasa”, dan “bunuh diri”. Temuan ini menunjukkan bahwa proses morfologis memiliki peran penting dalam membangun pesan, ekspresi emosional, dan kedalaman makna dalam lirik lagu.
Copyrights © 2026