Penelitian ini berfokus pada industri otomotif, yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia, melalui kontribusinya terhadap pendapatan pemerintah. Studi ini menerapkan analisis fundamental kuantitatif dan menggunakan Eviews 12 sebagai alat analisis. Variabel independen yang dianalisis meliputi Return on Equity (ROE), Current Ratio (CR), debt-to-equity ratio (DER), dan Total Asset Turnover (TATO), sedangkan variabel dependen adalah harga saham 7 perusahaan di sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sumber data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan catatan harga saham historis. Hasil penelitian menunjukkan ROE memiliki dampak negatif dan TATO memiliki dampak positif terhadap harga saham. CR dan DER, tidak memiliki dampak signifikan terhadap harga saham.
Copyrights © 2026