Strategi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Indonesia sanhgat didukung oleh implementasi kebijakan fiskal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dana membandingkan implementasi kebijakan fiskal yang mendukung program JKN di Yogyakarta dan Jayapura. Penelitian ini menggunakaan metode deskriptif kualitatif dengan analisi komparatif antara dua kasus dan menggunakan data sekunder dari laporan pemerintah, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan terkait. Analisis ini dimaksudkan untuk mengungkap perbedaan kapasitas fiskal daerah, alokasi anggaran kesehatan, dan infrastruktur pelayanan kesehatan di kedua daerah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Yogyakarta memiliki kapasitas fiskal yang relatif lebih kuat, dan infrastruktur pendukung kesehatan yang lebih baik sehingga implementasi pelayanan JKN menjadi lebih efektif. Sementara itu, Jayapura menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas fiskal, hambatan geografis dan distribusi fasilitas tenaga kesehatan dan medis yang tidak merata. Situasi ini berdampak buruk pada keberhasilan implementasi kebijakan fiskal untuk menjamin penyediaan pelayanan kesehatan yang adil kepada masyarakat. Oleh karena itu, strategi kebijakan fiskal harus lebih adaptif dan responsif terhadap karakteristik regional untuk meningkatkan implementasi program JKN khususnya di wilayah dengan kapasotas fiskal yang rendah
Copyrights © 2026