Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering dialami oleh remaja dan dapat berdampak pada kesehatan serta prestasi belajar. Faktor seperti stres akademik, penggunaan gawai pada malam hari, dan tekanan psikologis menjadi pemicu terjadinya insomnia pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pemberian aromaterapi lavender dengan terapi musik suara alam terhadap penurunan tingkat insomnia pada siswa SMK Negeri 8 Jakarta Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with two groups. Jumlah sampel sebanyak 30 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok aromaterapi lavender dan kelompok terapi musik suara alam, masing-masing terdiri dari 15 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner Insomnia Rating Scale (IRS). Berdasarkan hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05), sedangkan terapi musik suara alam juga menurunkan tingkat insomnia namun dengan efektivitas yang lebih rendah. Hasil uji perbandingan kedua intervensi menggunakan Uji Mann–Whitney U Test memperoleh hasil p-value (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,020. Nilai p-value tersebut 0,05 (p < 0,05), maka dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak dengan artian terdapat perbedaan efektivitas pemberian aromaterapi lavender dengan terapi musik suara alam terhadap insomnia siswa SMKN 8 Jakarta Tahun 2025. Di mana aromaterapi lavender lebih efektif dibandingkan terapi musik suara alam dalam menurunkan tingkat insomnia pada siswa di SMKN 8 Jakarta.
Copyrights © 2026