Pengelolaan inventarisasi laboratorium yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan permasalahan, seperti ketidaktepatan pencatatan, kesalahan identifikasi peralatan, serta rendahnya keterlacakan unit inventaris. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kegiatan praktikum, penelitian, dan pengelolaan aset laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model sistem informasi Smart Inventory Laboratorium dengan unit validasi berbasis Radio Frequency Identification (RFID) guna meningkatkan konsistensi dan konsistensi data inventaris. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan konseptual perancangan dan sistem, yang dikhususkan pada analisis kebutuhan, penyusunan prinsip desain, perancangan arsitektur sistem, serta penyusunan alur proses peminjaman inventaris. Hasil penelitian berupa model sistem yang memisahkan proses validasi identitas pengguna dan validasi fisik unit inventaris, dengan RFID diposisikan sebagai identitas unik setiap unit peralatan. Model ini juga menerapkan alur pinjaman yang terstruktur serta menjadikan sistem backend sebagai otoritas utama pengambilan keputusan. Secara kontekstual, model yang diusulkan mampu meningkatkan konsistensi status inventarisasi, memperkuat keterlacakan unit peralatan, dan meminimalkan potensi kesalahan operasional. Model ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan sistem inventaris laboratorium yang lebih sistematis dan andal.
Copyrights © 2026