Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan bermain terhadap kemampuan passing lengan bawah dalam voli di kalangan siswa laki-laki yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di Madrasah Ibtidaiyah Salafiyatul Ma'muroh, Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Sampel terdiri dari 20 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakan metode ABBA. Kelompok eksperimen menerima perlakuan melalui metode bermain, sedangkan kelompok kontrol menerima metode latihan konvensional. Kemampuan passing lengan bawah diukur menggunakan tes Brumbach forearms pass wall volley. Hasil uji sampel t independen menunjukkan bahwa metode bermain lebih efektif daripada metode konvensional. Rata-rata skor posttest kelompok eksperimen adalah 80,00, yang lebih tinggi dari kelompok kontrol (60,00), dengan nilai signifikansi 0,008 (< 0,05). Dengan demikian, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok pada hasil posttest. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan selama empat minggu (12 sesi) menggunakan metode bermain efektif meningkatkan kemampuan passing lengan bawah siswa ekstrakurikuler voli putra.
Copyrights © 2026