Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pupuk organik cair (POC) daun lamtoro plus terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman hortikultura, yaitu pakcoy (Brassica rapa L.) dan tomat (Solanum lycopersicum L.). Penelitian dilaksanakan pada FebruariāJuli 2025 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia Toraja, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima taraf konsentrasi POC daun lamtoro plus, yaitu P0 = kontrol (tanpa POC), P1 = 10%, P2 = 20%, P3 = 30%, dan P4 = 40%. Variabel pengamatan pada tanaman pakcoy meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot per tanaman, dan bobot per plot. Variabel pengamatan pada tanaman tomat meliputi tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, jumlah buah per plot, dan bobot buah per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi P3 (30%) memberikan respon terbaik pada kedua jenis tanaman. Pada pakcoy, perlakuan P3 meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot per tanaman, dan bobot per plot. Pada tomat, perlakuan P3 menghasilkan pertumbuhan dan produktivitas tertinggi pada semua parameter yang diamati. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa POC daun lamtoro plus memiliki prospek pengembangan yang baik karena bahan bakunya mudah diperoleh, berbiaya rendah, ramah lingkungan, serta berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Dengan demikian, POC daun lamtoro plus dapat menjadi alternatif inovatif dalam mendukung budidaya tanaman hortikultura yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026