TEKNO
Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO

Performa Dinding Penahan Tanah Tipe GRS (Geosynthetic Reinforced Soil) Pada Variasi Kekakuan Facing

Pombu, Maria A. (Unknown)
Legrans, Roski R. I. (Unknown)
Ticoh, Jack H. (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Mar 2026

Abstract

Kekakuan lentur facing (EI) merupakan parameter penting yang memengaruhi respons mekanik dinding Geosynthetic Reinforced Soil (GRS), namun belum secara eksplisit diakomodasi dalam sebagian besar pendekatan desain konvensional. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh variasi EI terhadap kinerja dinding GRS dalam kerangka performance-based design, dengan indikator utama berupa deformasi lateral relatif (δh/H), regangan maksimum geosintetik (εmax), gaya tarik maksimum perkuatan (Tmax), dan faktor keamanan global (SF). Analisis dilakukan melalui studi parametrik berbasis metode elemen hingga (FEM) menggunakan PLAXIS 2D, serta dibandingkan dengan prediksi metode empiris K-Stiffness dan GRS–Non Load Bearing (GRS–NLB). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan EI secara konsisten memperbesar deformasi lateral, regangan, dan gaya tarik perkuatan, sekaligus menurunkan faktor keamanan global. Meskipun demikian, seluruh kondisi tetap memenuhi batas stabilitas (SF ≥ 1,5), dan tidak teridentifikasi fenomena stiffness saturation dalam rentang EI yang dianalisis. Perbandingan metode mengindikasikan bahwa pendekatan numerik lebih sensitif terhadap variasi EI dibandingkan metode empiris, yang relatif kurang responsif terhadap perubahan kekakuan struktural. Secara berbasis kinerja, facing dengan kekakuan rendah hingga semi-kaku memberikan respons yang lebih optimal, menegaskan bahwa peningkatan kekakuan tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan kinerja sistem. Kata kunci: Geosynthetic Reinforced Soil, kekakuan, deformasi lateral, Finite Element Method, K-Stiffness, GRS–NLB

Copyrights © 2026