Engagement perawat merupakan faktor krusial dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan, mengingat perawat menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan langsung kepada pasien. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa tingkat engagement tenaga kesehatan di Indonesia masih menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan engagement melalui penguatan self efficacy. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain kombinasi komparatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni dengan studi literatur, kuesioner dan studi dokumen. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan signifikan tingkat engagement perawat antara rumah sakit pemerintah dan swasta, di mana perawat di rumah sakit pemerintah menunjukkan engagement lebih tinggi pada sebagian besar indikator seperti produktivitas, ownership, loyalitas, vigor, dan absorption, sementara indikator career development dan dedication lebih rendah. efikasi diri terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap engagement pada kedua jenis rumah sakit, namun pengaruhnya lebih kuat pada rumah sakit swasta, sehingga rumah sakit pemerintah perlu memperkuat kedua aspek tersebut secara lebih intensif.
Copyrights © 2026