Latar belakang: Aktivitas pengangkatan girder merupakan salah satu pekerjaan konstruksi dengan tingkat risiko tinggi yang memerlukan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan kerja. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan di sektor konstruksi, yang pada tahun 2020 tercatat menyumbang sekitar 30% dari total insiden kerja di Indonesia. Tujuan: Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko dengan pendekatan severity dan likelihood, serta merumuskan strategi pengendalian yang relevan untuk pekerjaan pengangkatan girder di PT McDermott Indonesia. Metode: Metode penelitian menggunakan observasi langsung di lapangan serta wawancara dengan narasumber berpengalaman, yaitu supervisor produksi, personel HSES, operator crane, signalman, dan rigger. Hasil: Analisis dilakukan terhadap delapan bahaya yang teridentifikasi, dengan hasil menunjukkan bahwa lima di antaranya memiliki tingkat risiko tinggi yang berpotensi menimbulkan kerugian signifikan bagi pekerja maupun perusahaan. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pekerjaan pengangkatan girder memiliki dampak risiko besar, namun risiko tersebut dapat diminimalkan melalui penerapan prosedur keselamatan yang ketat, pengawasan berkelanjutan, serta peningkatan kesadaran pekerja terhadap standar operasional. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan budaya keselamatan di lingkungan konstruksi, khususnya pada aktivitas pengangkatan.
Copyrights © 2026