Perkembangan game simulasi modern menuntut sistem navigasi Non-Player Character (NPC) yang efisien dan adaptif dalam lingkungan virtual yang kompleks. Algoritma A-Star (A*) banyak digunakan dalam pathfinding karena mengombinasikan biaya aktual dan estimasi heuristic untuk menghasilkan jalur optimal. Namun, performanya dipengaruhi oleh jenis heuristic yang digunakan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan A* pada sistem navigasi NPC berbasis Roblox Studio serta menganalisis kinerja Manhattan Distance dan Euclidean Distance. Metode yang digunakan adalah eksperimen komputasional pada tiga tingkat kompleksitas map (25×25, 50×50, dan 75×75 node) dengan dua mode pergerakan, yaitu 4-arah dan 8-arah. Parameter evaluasi meliputi waktu pencarian, panjang jalur, dan tingkat optimalitas. Hasil menunjukkan bahwa Manhattan Distance lebih efisien dalam waktu pencarian, terutama pada map Level 3 mode 8-arah (1.220,1 ms dibandingkan 6.990,5 ms pada Euclidean Distance). Sebaliknya, Euclidean Distance menghasilkan jalur lebih pendek dan optimal pada mode 8-arah (99 node dibandingkan 106 node pada Manhattan Distance). Temuan ini menunjukkan adanya trade-off, yaitu tidak bisa mendapatkan semuanya sekaligus secara maksimal antara efisiensi waktu dan kualitas jalur. Penelitian ini memberikan dasar empiris dalam pemilihan heuristic yang sesuai untuk sistem navigasi NPC tiga dimensi.
Copyrights © 2026