Salah satu masalah sistem perpipaan adalah rugi aliran (head lossess) akibat penggunaan reducer dan elbow. Kerugian head (head loss) sangat merugikan dalam sistem perpipaan, karena head loss yang besar menyebabkan tekanan fluida menjadi lebih rendah dari yang diharapkan sehingga suplai fluida tidak mencukupi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jarak pemasangan reducer dan elbow yang optimal untuk mencapai headlosses minimal.Metode yang digunakan adalah true experiment research dengan membuat alat uji headlosses dengan variasi debit air sebesar: 20, 25, dan 30 L/min, serta variasi jarak elbow: 6, 12, 18 cm. Hasil pengambilan data secara eksperimen menunjukkan bahwa pressure drop dan head losses terbesar terjadi pada debit 20 L/min dengan jarak elbow 6 cm, yaitu sebesar 0,207 bar dan 2,115 m. Sedangkan pressure drop dan head losses terendah terjadi pada debit 30 L/min dengan jarak elbow 18 cm, yaitu sebesar 0,057 bar dan 0,580 m.
Copyrights © 2018