e-GIGI
Vol. 14 No. 2 (2026): e-GiGi

Faktor-Faktor Penghambat Kunjungan Masyarakat Desa ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

Lausa, Cindy (Unknown)
Wowor, Vonny N. S. (Unknown)
Wicaksono, Dinar A. (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Mar 2026

Abstract

Abstract: The low rate of community visits to dental healthcare facilities is a significant public health concern, particularly in areas with high prevalence of dental problems. The gap between the need for treatment and the low utilization of services highlights the existence of problems that must be identified and addressed to ensure optimal access to dental healthcare for the community. This study aimed to identify the factors that hinder community visits to public health centers in accessing dental and oral healthcare services, particularly in areas with low visitation rates such as Desa Maen. This was a descriptive study with a cross-sectional approach, involving 88 respondents selected using the stratified proportional random sampling method. Data were collected using a checklist and analyzed descriptively. The factors hindering community visits to dental and oral healthcare facilities in Desa Maen included healthcare service factors (62.5%), economic factors (54.5%), knowledge-related factors (52.3%), geographical factors (47.7%), transportation factors (28.4%), and the lowest factor being other reasons (17.05%). In conclusion, healthcare service, economic, knowledge, geographical, transportation, and time factors are the main hindrances to community visits to dental and oral healthcare facilities at Desa Maen. Among these, the quality and availability of healthcare services represent the most significant hindrance. Keywords: hindering factors; community visit; dental healthcare facilities   Abstrak: Rendahnya kunjungan masyarakat ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang penting, terutama di wilayah dengan prevalensi masalah gigi dan mulut yang tinggi. Ketimpangan antara kebutuhan perawatan dan rendahnya pemanfaatan layanan menunjukkan adanya masalah yang perlu diidentifikasi dan diatasi agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan gigi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat kunjungan masyarakat ke puskesmas dalam mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, terutama daerah dengan angka kunjungan yang rendah seperti Desa Maen. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang. Responden ialah 88 anggota masyarakat Desa Maen, diambil berdasarkan metode stratified proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan daftar tilik dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian mendapatkan faktor-faktor penghambat kunjungan masyarakat Desa Maen ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut, yaitu faktor pelayanan kesehatan (62,5%), faktor ekonomi (54,5%), faktor pengetahuan (52,3%), faktor geografis (47,7%), faktor transportasi (28,4%), dan yang paling rendah yakni faktor waktu (17,05%). Simpulan penelitian ini ialah pelayanan kesehatan, ekonomi, pengetahuan, geografis, transportasi, dan waktu merupakan faktor penghambat kunjungan masyarakat Desa Maen ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Pelayanan kesehatan ialah faktor penghambat terbesar kunjungan masyarakat ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Kata kunci: faktor penghambat; kunjungan masyarakat; fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

egigi

Publisher

Subject

Dentistry

Description

JURNAL e-Gigi diterbitkan oleh Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia (Komisariat Manado) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni, Desember). e-Gigi memuat artikel telaah (review article), hasil penelitian, dan laporan ...