Minyak cengkih hasil penyulingan tradisional seringkali tidak memenuhi standar mutu akibat komposisi kimia yang tidak sesuai, seperti rendahnya kadar eugenol dan tingginya senyawa pengotor. Untuk mengatasi hal tersebut, metode adsorpsi dipilih karena kemampuannya dalam menyerap senyawa pembentuk warna dan pengotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis, ukuran partikel, dan massa adsorben terhadap peningkatan mutu minyak cengkih. Proses pemurnian dilakukan menggunakan adsorben karbon aktif dan zeolit dengan variasi ukuran partikel (-10/+18, -18/+30, -30/+50 mesh) dan massa (5, 10, 15, 20% b/v). Parameter mutu yang dianalisis meliputi warna, berat jenis, kadar eugenol, dan kadar β-caryophyllene. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan menggunakan adsorben karbon aktif ukuran -30/+50 mesh dengan massa 20%, yang mampu memperbaiki warna minyak secara signifikan serta menghasilkan berat jenis 1,0187 g/mL, kadar eugenol 70,15%, dan kadar β-caryophyllene 17,18%. Meskipun belum sepenuhnya memenuhi SNI 06-2387-2006, penelitian ini membuktikan bahwa proses adsorpsi dapat meningkatkan mutu minyak cengkih.
Copyrights © 2026