Metal Indonesia
Vol 40, No 1 (2018): Metal Indonesia

PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN SILIKON DAN PERLAKUAN PANAS PADA BAJA PADUAN RENDAH TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO UNTUK APLIKASI TRACKLINK TANK

Sri Bimo Pratomo (Balai Besar Logam dan Mesin)
Martin Doloksaribu (Balai Besar Logam dan Mesin)
Husen Taufiq (Balai Besar Logam dan Mesin)
R. Henny Mulyani (Program Studi Teknik Metalurgi Fakultas Teknik Universitas Jenderal Achmad Yani, Bandung)
Eri Indra Lesmana (Program Studi Teknik Metalurgi Fakultas Teknik Universitas Jenderal Achmad Yani, Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2018

Abstract

Penambahan unsur silikon (Si) terhadap baja paduan rendah mampu memberikan peningkatan terhadap sifat mekanik. Pembuatan tapak kendaraan tempur menggunakan variasi penambahan  unsur silikon (Si) sebesar 0,5%; 0,9%; 1,2% dan 1,6%Si. Pada tiap spesimen diberikan perlakukan panas annealing, normalizing dan normalizing kipas. Pengujian komposisi kimia, kekerasan, ketahanan aus dan pengujian struktur mikro dilakukan terhadap spesimen tapak kendaraan tempur. Hasil uji kekerasan menunjukkan bahwa kekerasan meningkat terhadap peningkatan kandungan silikon sebesar 29,61 HRC pada kandungan silikon sebesar 0,5%Si; 30,93 HRC pada 0,9%Si; 33,38 HRC pada 1,2%Si dan 34,96 HRC pada 1,6%Si. Uji ketahanan aus menunjukkan bahwa persentase kehilangan massa semakin kecil (ketahanan aus semakin besar) terhadap peningkatan kandungan silikon yaitu 0,1581% pada kandungan silikon sebesar 0,5%Si; 0,0465% pada 0,9%Si; 0,0404% pada 1,2%Si dan 0,0182% pada 1,6%Si. Perbedaan kandungan unsur silikon (Si) mempengaruhi fasa bainite dari baja paduan rendah; semakin tinggi kandungan unsur silikon (Si) maka fasa bainit semakin tersebar merata dan memiliki butir yang semakin halus. Sifat mekanik optimal didapatkan pada kandungan silikon sebesar 1,6%. kata kunci: baja paduan rendah, fasa bainite, perlakuan panas normalisasi, rantai tapak kendaraan tempur, variasi kandungan unsur silikon

Copyrights © 2018