Boiler adalah komponen utama dalam sistem tenaga uap yang berfungsi untuk memproduksi uap guna menggerakkan turbin. Pada PT PLN Nusantara Power Unit 9 Paiton menggunakan boiler jenis coal fired drum dengan bahan bakar batubara untuk menghasilkan campuran fase cair dan uap yang selanjutnya kedua fase dipisahkan dengan steam drum. Uap yang dihasilkan kemudian dipanaskan lebih lanjut menjadi superheated steam untuk menggerakkan turbin. Efisiensi pembentukan superheated steam ini bergantung pada kinerja perpindahan panasdi dalam boiler. Oleh karena itu, analisis efisiensi boiler menjadi penting untuk menentukan besarnya energi optimal yang berasal dari bahan bakar diubah menjadi uap. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi boiler menggunakan dua metode, yaitu metode langsung dan metode tidak langsung. Pada metode langsung, efisiensi dihitung dengan membandingkan energi panas yang terkandung dalam uap yang dihasilkan dengan energi dari bahan bakar yang digunakan. Pada metode tidak langsung dengan menghitung kehilangan panas selama proses pembakaran. Data operasional yang diperoleh berasal dari performance test bulan September 2024, dengan kapasitas pembangkit sebesar 660 MW. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi boiler mencapai 84,95% berdasarkan metode langsung, dan 84,691% berdasarkan metode tidak langsung.
Copyrights © 2026