World Health Organization (WHO) merekomendasikan bayi harus diberi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya untuk mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pemberian ASI eksklusif Dengan Pertumbuhan Bayi Usia 6 Bulan Berdasarkan Kenaikan Berat Badan Di UPT Puskesmas Curahtulis, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 32 bayi usia 6 bulan dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk menilai pemberian ASI Eksklusif dan KMS untuk menilai pertumbuhan bayi berdasarkan berat badan bayi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak bayi usia 6 bulan diberikan ASI eksklusif yaitu sebesar 87,5% dan bayi dengan pertumbuhan naik berat badan sebesar 71,9%. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara hubungan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan dengan pertumbuhan bayi berdasarkan kenaikan berat badan di UPT Puskesmas Curahtulis (p = 0,039 < α = 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan berpengaruh pada pertumbuhan bayi berdasarkan kenaikan berat badan. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi dan konseling kepada semua ibu yang memiliki bayi usia 6 bulan untuk memberikan ASI ekslusif.
Copyrights © 2026