Program Keluarga Berencana (KB) merupakan strategi pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. KB implant termasuk metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun tingkat penggunaannya pada wanita usia subur (WUS) masih rendah. Salah satu faktor yang memengaruhi keputusan penggunaan KB implant adalah dukungan suami. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan suami dengan keikutsertaan KB implant di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 41 WUS yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden tidak menggunakan KB implant (68,2%) dan memiliki dukungan suami yang rendah. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan signifikan antara dukungan suami dan keikutsertaan KB implant. Diperlukan peningkatan edukasi serta keterlibatan suami dalam program KB.
Copyrights © 2026