Salah satu indikator kesehatan yang menjadi tolok ukur keberhasilan Millenium Development Goals (MDGs) adalah status gizi balita. Pertumbuhan dan perkembangan anak di bawah lima tahun dipengaruhi oleh asupan makro dan mikronutrien, yang dapat ditemukan dalam susu formula terstandar, salah satunya Pangan Olahan untuk Diet Khusus (PDK). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian PDK terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang di Desa Sumber Kembar, wilayah kerja Puskesmas Pakuniran. Pendekatan penelitian adalah cross sectional, dengan seluruh balita penerima PDK sebanyak 28 orang. Responden diambil melalui total sampling, dan analisis data menggunakan Paired T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 23 balita (82%) mengalami kenaikan berat badan setelah pemberian PDK. Analisis SPSS pada taraf signifikansi 0,05 menghasilkan p value = 0,000 < α = 0,05, dengan koefisien korelasi 0,98, menunjukkan hubungan sangat kuat antara pemberian PDK dan kenaikan berat badan. Kesimpulannya, pemberian PDK berpengaruh signifikan terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang, dan sebagian besar balita mengalami perbaikan status gizi setelah intervensi, sehingga PDK efektif untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan balita.
Copyrights © 2026