Pengukuran tingkat pengetahuan ibu menyusui mengenai keseimbangan foremilk dan hindmilk masih jarang dilakukan. Sebagian literatur hanya menyoroti rasa khawatir dan pendapat ibu, yang sering merasa cemas atau marah akibat kurangnya pemahaman tentang hindmilk, sehingga dapat memengaruhi proses menyusui dan memicu penyapihan dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang hindmilk dengan kenaikan berat badan bayi usia 0–6 bulan di Desa Sidodadi, wilayah kerja Puskesmas Jabung Sisir. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi seluruh ibu bayi 0–6 bulan, dan sampel sebanyak 49 responden yang diambil melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan Spearman Rank Test. Hasil menunjukkan bahwa 43 ibu (87,8%) memiliki pengetahuan cukup baik, dan 31 bayi (63,3%) mengalami kenaikan berat badan. Uji spearman rank menghasilkan p value = 0,000 ≤ 0,05, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang hindmilk dan kenaikan berat badan bayi. Peran bidan sangat penting dalam memberikan informasi yang efektif, sehingga ibu dapat menyusui bayi dengan optimal dan mendukung pertumbuhan sesuai usianya.
Copyrights © 2026