Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemampuan kognitif dan bias perilaku terhadap ketahanan finansial dengan literasi keuangan sebagai variabel mediasi pada pegawai Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik sensus, melibatkan seluruh 280 pegawai sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif dan bias perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan finansial serta literasi keuangan. Literasi keuangan juga berpengaruh signifikan terhadap ketahanan finansial dan berperan sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan faktor utama dalam memperkuat ketahanan finansial pegawai. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pemangku kebijakan untuk memperkuat program edukasi keuangan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pegawai.
Copyrights © 2026