Kreativitas merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu distimulasi secara optimal melalui berbagai media dan kegiatan seni yang beragam. Artikel ini bertujuan mengkaji pengaruh kurangnya variasi media seni rupa, khususnya meronce, kolase, dan montase, terhadap perkembangan kreativitas anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai jurnal dan buku yang terbit dalam lima tahun terakhir (2020–2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa terbatasnya variasi media seni rupa berdampak signifikan terhadap penurunan motivasi, imajinasi, dan kemampuan berpikir divergen anak. Sebaliknya, penggunaan media meronce, kolase, dan montase secara variatif terbukti mampu meningkatkan kreativitas, motorik halus, dan kecerdasan visual-spasial anak. Implikasi dari kajian ini menegaskan perlunya guru dan lembaga pendidikan anak usia dini untuk memperluas dan mengoptimalkan penggunaan berbagai media seni rupa dalam proses pembelajaran
Copyrights © 2026