Desa Tebang Kacang Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu desa yang keanekaragaman tanaman anggrek spesies yang cukup banyak hanya saja budidaya tanaman anggrek yang dilakuan di daerah tersebut masih merupakan tanaman selingan sebagai tanaman pekarangan setelah tanaman padi yang diusahakan oleh petan. Solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh ibu-ibu kelompok dasa wisma Mawar di desa Tembang Kacang adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilannya dengan sentuhan Iptek melalui cara perbanyakan tanaman anggrek secara vegetatif dengan metode pemisahan rumpun (Split) dan setek. Metode pelaksanaan program pelatihan ini meliputi orientasi, sosialisasi, diseminasi teknologi pelatihan dan pendampingan cara perbanyakan tanaman anggrek secara vegetatif dengan metode pemusahan rumpun (Split) dan dan setek. dan evaluasi kegiatan untuk mengetahui hambatan/kesulitan yang dihadapi selama kegiatan untuk kemudian mencarikan solusi dalam pemecahannya. Perbanyakan tanaman anggrek dengan teknik perbanyakan vegetatif melalui setek dan pemisahan rumpun (Spliit) merupakan pengetahuan baru bagi ibu-ibu kelompok Dasa Wisma Mawar dan masyarakat desa Tebang Kacang. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan peserta kegiatan suka dan sangat suka terhadap tanaman yang telah dilakukan perbanyakan dengan setek dan pemisahan rumpun (split) yang dihasilkan.
Copyrights © 2026