Remaja puteri memiliki risiko 10 kali lebih mungkin terkena anemia dibandingkan remaja Putera. Upaya untuk menurunkan kejadian anemia ini diantaranya peningkatan pengetahuan remaja, deteksi gejala dini dan pemeriksaan kadar Haemoglobin (Hb). Sehingga, perlunya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader tentang deteksi dini anemia pada remaja berupa kegiatan penyuluhan dengan media cakram dan deteksi dini anemia dengan pemeriksaan gejala dan pemeriksaan kadar Hb. Tahun 2023 diperoleh hasil pemeriksaan anemia diperoleh 25% remaja puteri mengalami anemia dari 35 orang remaja yang diperiksa Hb dan seluruh kader belum mempunyai pengetahuan yang baik tentang gejala dan cara deteksi gejala anemia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dan remaja tentang anemia pada remaja puteri, serta meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan deteksi dini anemia dan pemeriksaan HB. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan persiapan, pelaksanaan berupa pelatihan dan pendampingan kader dan kegiatan monitoring dan evaluasi. Hasil akhir diperoleh adanya peningkatkan pengetahuan kader dan remaja tentang anemia, Kader mampu melakukan deteksi dini gejala anemia dan mampu melakukan pemeriksaan kadar HB secara mandiri. Hasil pemeriksaan dari 20 remaja puteri terdeteksi anemia sebanyak 3 orang (15%). Diharapkan kader mampu melanjutkan kegiatan penyuluhan dan melakukan deteksi dini gejala anemia pada remaja puteri di Desa Sidoluhur dan melaporkan temuan hasil deteksi ini ke Bidan Desa ataupun ke Puskesmas sehingga remaja dengan anemia dapat memperoleh pengobatan lebih lanjut.
Copyrights © 2026