Lansia dengan Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelompok rentan yang sering mengalami komplikasi, terutama pada ekstremitas bawah seperti luka kaki diabetik. Berdasarkan hasil wawancara dengan kader kesehatan di Kelurahan Jatimulyo, Kabupaten Malang, diketahui bahwa sebagian besar lansia penderita DM belum memahami cara perawatan kaki yang benar serta belum pernah melakukan latihan senam kaki diabetes secara rutin. Kondisi ini menyebabkan rendahnya kesadaran lansia terhadap pentingnya perawatan diri untuk mencegah luka dan amputasi. Melihat permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat Poltekkes Kemenkes Malang melaksanakan kegiatan “Edukasi Diabetes Mellitus dan Senam Kaki Diabetes” di Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) Kelurahan Jatimulyo pada tanggal 27 Juli 2024. Kegiatan diikuti oleh 18 peserta lansia dan dilaksanakan melalui tahapan edukasi kesehatan, demonstrasi, serta praktik senam kaki diabetes. Evaluasi dilakukan dengan metode pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 61% menjadi 89%, serta peningkatan keterampilan senam kaki dari 45% menjadi 88%. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan lansia untuk melakukan perawatan kaki secara mandiri guna mencegah komplikasi Diabetes Mellitus. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan kader kesehatan setempat.
Copyrights © 2026