Penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes mellitus tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikososial penderitanya. Kader kesehatan desa berperan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan primer, namun sebagian besar belum memiliki keterampilan untuk mendeteksi dini masalah psikososial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mengenali tanda dan gejala depresi maupun kecemasan pada penderita hipertensi dan diabetes mellitus. Metode pelatihan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kepada 20 kader kesehatan desa. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan. Hasil menunjukkan rata-rata skor pre-test 52,5 meningkat menjadi 82,15 pada post-test, dengan rata-rata peningkatan 29,65 poin. Keterampilan kader juga meningkat, terlihat dari kemampuan melakukan wawancara singkat dan mengidentifikasi gejala psikososial dalam simulasi. Kesimpulan kegiatan ini adalah pelatihan efektif meningkatkan kapasitas kader dalam deteksi dini masalah psikososial. Disarankan pelatihan dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan pendampingan dari tenaga kesehatan profesional.
Copyrights © 2026