Jurnal Social Society
Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026

Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Relawan TAGANA di Dinas Sosial Lubuklinggau dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening

Vidiantara, Cavin (Unknown)
Supriyanto (Unknown)
Eprianti, Yuli (Unknown)
Nasruddin (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja relawan TAGANA di Dinas Sosial Kota Lubuklinggau dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Fenomena menurunnya partisipasi aktif relawan di tingkat nasional juga memperkuat urgensi penelitian ini. Berdasarkan data BNPB (2024), sekitar 36% relawan mengalami penurunan motivasi setelah dua tahun aktif bertugas, terutama karena kurangnya dukungan emosional dan kelembagaan. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 39 orang, di mana seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner atau angket yang disusun berdasarkan skala Likert sebagai alat ukur. Pendekatan yang diterapkan dalam menganalisis data adalah metode kuantitatif. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa motivasi intrinsik (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, yang tercermin dari nilai original sample (O) sebesar 0,243, T statistics sebesar 2,012, dan P value sebesar 0,045. Sementara itu, lingkungan kerja non fisik menunjukkan arah hubungan positif terhadap kinerja (Y) relawan, namun tidak signifikan secara statistik, sebagaimana terlihat dari nilai original sample (O) sebesar 0,261, T statistics sebesar 1,097, dan P value sebesar 0,273. Secara simultan, motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) melalui pengaruh tidak langsung belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, dengan nilai original sample (O) sebesar 0,125, T statistics sebesar 0,941, dan P value sebesar 0,347. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi intrinsik (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) relawan melalui kepuasan kerja (Z), yang ditunjukkan oleh nilai original sample (O) sebesar -0,047, T statistics sebesar 0,878, dan P value sebesar 0,380. Sebaliknya, lingkungan kerja non fisik (X2) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) relawan melalui kepuasan kerja (Z), dengan nilai original sample (O) sebesar 0,389, T statistics sebesar 2,004, serta P value sebesar 0,046. motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) secara bersama-sama melalui kepuasan kerja (Z) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, ditunjukkan dengan nilai originial sample (O) sebesar 0,186, T statistics 1,578, dan P value dengan nilai 0,115. Kesimpulan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja relawan TAGANA, sedangkan lingkungan kerja non-fisik hanya mampu meningkatkan kinerja secara signifikan jika dimediasi oleh kepuasan kerja.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jss

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Journal Social Society merupakan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Journal Social Society menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang ditulis berdasarkan hasil kajian dan kajian literatur di bidang Manajemen & Administrasi Publik. Journal Social Society menerbitkan ...