Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan komoditas hortikultura penting dengan nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Salah satu kendala dalam budidaya bawang merah adalah serangan hama, khususnya ulat bawang merah (Spodoptera exigua Hubner). Penggunaan predator cecopet (Euborellia annulata Fabricus) dapat menjadi alternatif untuk pengendalian hayati S. exigua. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan daya pemangsaan cecopet (E. Annulata Fabricus) terhadap ulat bawang merah (S. Exigua Hubner) di laboratorium. Penelitian dilakukan di Laboratorium Hama Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Riau, dari Januari hingga Maret 2025. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah satu imago predator betina, satu imago predator jantan, dua imago predator betina, dua imago predator jantan, dan sepasang imago predator E. annulata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa predator cecopet (E. annulata Fabricius) mampu memangsa hama ulat bawang (S. exigua Hübner). Pemberian dua predator betina menghasilkan daya pemangsaan sebesar 20,75 ekor/hari dengan persentase pemangsaan cenderung tinggi sebesar 83%. Pemberian sepasang predator menghasilkan daya pemangsaan sebanyak 18,50 ekor/hari dengan persentase pemangsaa 74%, diikuti oleh dua predator jantan sebanyak 17,00 ekor/hari (68%), satu predator betina sebanyak 14,75 ekor/hari (59%), dan satu predator jantan sebanyak 13,50 ekor/hari dengan persentase pemangsaan sebanyak 54% .
Copyrights © 2026