Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membawa masyarakat pada era keterbukaan data dan arus informasi tanpa batas. Namun, kemudahan akses tersebut juga diiringi oleh tantangan serius berupa penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat mengganggu stabilitas sosial, keagamaan, dan moral masyarakat. Dalam konteks ini, literasi digital islami menjadi solusi strategis untuk membentuk sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital. Literasi digital islami tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis dalam mengakses dan memverifikasi informasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan tabayyun sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an dan sunnah. Melalui pendekatan ini, masyarakat diarahkan untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, serta mampu menyebarkan konten yang bernilai positif dan membawa kemaslahatan. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital berbasis nilai-nilai Islam berperan penting dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap pengaruh negatif media sosial dan hoaks. Dengan demikian, penguatan literasi digital islami pada Masyarakat desa Tanjung Saleh Kecamatan Morotai Utara menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, beradab, dan sesuai dengan prinsip akhlak karimah dalam kehidupan digital modern.
Copyrights © 2026