Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua dan peran guru bimbingan konseling (BK) terhadap pembentukan sikap disiplin siswa kelas X di SMK Telekomunikasi Tunas Harapan, Kabupaten Semarang. Latar belakang masalah didasari rendahnya disiplin siswa, seperti absensi tanpa keterangan (15-20 siswa per minggu pada Oktober 2025), keterlambatan, dan pelanggaran lain, yang dipengaruhi faktor keluarga dan sekolah di era globalisasi. Tujuan penelitian mencakup analisis pengaruh parsial pola asuh orang tua (X1), peran guru BK (X2), serta kontribusi simultan terhadap sikap disiplin siswa (Y). Metode penelitian bersifat kuantitatif korelasional kausal dengan desain survei. Populasi 120 siswa kelas X, sampel purposive, data primer via angket Likert 4 poin (valid dan reliabel, Cronbach Alpha 0.664-0.810). Analisis menggunakan regresi linear berganda IBM SPSS 22, dengan uji asumsi klasik terpenuhi (normalitas sig. 0.200, VIF 1.016, no heteroskedastisitas). Hasil menunjukkan pola asuh orang tua (sig. 0.745) dan peran guru BK (sig. 0.357) tidak berpengaruh signifikan secara parsial, serta simultan (F sig. 0.307). Namun, R² 0.895 mengindikasikan kontribusi 89.5% terhadap variasi disiplin siswa. Kesimpulan menekankan perlunya kolaborasi orang tua-sekolah dan optimalisasi layanan BK untuk atasi faktor eksternal seperti peer group. Hasil ini penting bagi pengembangan program karakter disiplin di sekolah vokasi.
Copyrights © 2026