Akselerasi teknologi digital menuntut inovasi media pembelajaran yang mampu mengakomodasi karakteristik generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring terhadap penggunaan modul digital interaktif berbasis Canva. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam kepada guru pengampu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang modul digital interaktif sebagai inovasi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa melalui fitur multimedia seperti video dan kuis interaktif. Meskipun demikian, aspek metakognisi dan pendampingan guru tetap krusial dalam menyeimbangkan penggunaan teknologi agar tidak sekadar menjadi alat hiburan. Kendala utama yang ditemukan adalah durasi persiapan materi dan keterbatasan perangkat siswa di sekolah. Kesimpulannya, modul digital Canva sangat potensial untuk mendukung pembelajaran mandiri, namun implementasinya memerlukan kolaborasi antara kecanggihan visual dan penguatan karakter siswa secara langsung.
Copyrights © 2026