Penyulang Pinus adalah penyulang yang melayani pelanggan PT PLN (Persero) ULP Dolok Sanggul memiliki beban 86 A dan panjang penyulang yang terlampau panjang yaitu sebesar ± 420,71 kms dan, maka dari itu dilakukan pemecahan beban penyulang dengan pembangunan SKTM ± 11 kms untuk memperpendek layanan penyulang dan dapat menurunkan susut daya teknis serta perbaikan tegangan ujung Jaringan Tegangan Menengah (JTM), dalam pelaksanaannya dilakukan analisa menggunakan pemodelan di aplikasi ETAP versi 19.0.1 dengan skema sebelum dan sesudah pemecahan beban. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pemecahan beban, susut daya teknis pada Penyulang Pinus sebesar 0,111 MW. Setelah dilakukan pemecahan beban, susut daya teknis menurun menjadi 0,093 MW, sehingga terjadi penurunan sebesar 0,018 MW. dan menghasilkan penghematan energi sebesar 432 kWh per hari, yang jika dikonversi ke dalam nilai ekonomi mencapai Rp604.800 per hari. Selain itu, pemecahan beban juga berdampak terhadap peningkatan tegangan pada JTM. Tegangan ujung meningkat dari 19,29 kV ke 19,41 kV di Desa Hauagong dan di Simarigung dari 19,97 kV ke 20,24 kV. Selisih tegangan antara simulasi dan pengukuran lapangan sangat kecil, yaitu 0,04 kV (0,2%) dan 0,01 kV (0,05%) sehingga simulasi dianggap representative
Copyrights © 2025