Serangan hama pada tanaman terong di Kelurahan Kota Baru, Kabupaten Bintan, memicu ketergantungan petani pada pestisida kimia yang berisiko bagi ekosistem. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan 15 orang petani melalui edukasi pembuatan pestisida nabati berbahan serabut kelapa dan bawang putih. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, demonstrasi pembuatan, praktik mandiri, hingga aplikasi lapangan. Formulasi pestisida menggunakan rasio ekstrak 3:1 dengan penambahan surfaktan sabun cair. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan populasi hama secara signifikan pasca-aplikasi. Partisipasi aktif peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pemanfaatan sumber daya lokal yang ekonomis. Dampak utama kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan teknis dan kesadaran petani dalam mengadopsi praktik pertanian berkelanjutan. Melalui kemandirian memproduksi pestisida nabati, petani diharapkan mampu menekan biaya produksi sekaligus menjaga kualitas hasil panen secara alami dan aman bagi lingkungan di masa mendatang.
Copyrights © 2026