This study aims to examine and analyze the influence of the board of commissioners, concentrated ownership, company characteristics, and audit quality on energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2022-2024 period. The population of this study was 91 energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 71 companies meeting the research criteria. Data analysis used multiple linear regression analysis. The results indicate that the board of commissioner variables have no significant effect on anti-corruption disclosure. Concentrated ownership, company characteristics and audit quality variables do influence anti-corruption disclosure. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel dewan komisaris, kepemilikan terkonsentrasi, karakteristik perusahaan dan kualitas audit pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Populasi pada penelitian ini sebanyak 91 perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 71 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan antikorupsi. Sebaliknya, kepemilikan terkonsentrasi, karakteristik perusahaan, dan kualitas audit menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pengungkapan antikorupsi.
Copyrights © 2026