Publish Date
30 Nov -0001
Penelitian ini mengeksplorasi dampak perkembangan pasar modern dan e-commerce terhadap pendapatan pedagang tradisional, khususnya dalam konteks pasar Seni Klungkung. Penelitian ini menekankan pedagang pasar seni Klungkung di blok B sebagai informan, yang memberikan wawasan kritis tentang fenomena yang sedang dipelajari, dan menggunakan metode triangulasi data untuk memastikan analisis data yang komprehensif. Hasil penelitian memperlihatkan pendapatan pedagang tradisional di pasar seni Klungkung, terkait dengan beberapa faktor, seperti faktor pembangunan pasar modern, faktor persaingan e-commerce, faktor retribusi pajak, dan faktor konsumen atau pembeli. Faktor pembangunan pasar modern memang menawarkan fasilitas yang lebih baik, tetapi beberapa pedagang mengalami penurunan pendapatan setelah renovasi pasar karena lokasi pasar menjadi kurang strategis, akses pembeli dibuat terbatas, dan perubahan pola belanja. Faktor persaingan e-commerce mengadopsi teknologi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi pedagang Pasar Seni Klungkung agar dapat beradaptasi dengan perubahan pola belanja dan tetap bersaing di era e-commerce. Faktor retribusi kenaikan pajak harian dari Rp2.500 menjadi Rp4.000 menambah beban operasional pedagang, terutama karena harus dibayarkan setiap bulan (sebelumnya dibayarkan per-hari) tanpa mempertimbangkan fluktuasi pendapatan para pedagang. Terakhir, faktor konsumen atau pembeli terkait e-commerce memberikan kemudahan dalam membandingkan harga dan ketersediaan produk melalui platform online, membuat banyak pembeli meninggalkan pasar fisik
Copyrights © 0000