Tongkol jagung (Zea mays L.) merupakan limbah lignoselulosa yang berpotensi diolah menjadi gula reduksi melalui hidrolisis asam. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi pelarut asam terhadap kadar gula reduksi yang dihasilkan. Proses meliputi preparasi tongkol jagung, delignifikasi menggunakan NaOH 10%, dan hidrolisis dengan variasi pelarut asam asetat, asam oksalat, asam sitrat, asam fosfat, dan asam sulfat pada konsentrasi 20; 25; 30; 35; dan 40%. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Benedict, Luff-Schoorl, dan UV-Vis Spektrofotometri (Nelson-Somogyi). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi asam cenderung meningkatkan kadar gula reduksi. Nilai tertinggi metode Luff-Schoorl diperoleh pada asam fosfat 40% sebesar 3,5325%, sedangkan UV-Vis menunjukkan hasil tertinggi pada asam fosfat 20% sebesar 0,9438%. Adanya proses delignifikasi terbukti efektif menurunkan kadar lignin hingga 93,23% dan meningkatkan kadar selulosa sebesar 12,02%, sehingga mendukung efektivitas hidrolisis.
Copyrights © 2026