PT Ikan Dorang, perusahaan pengolahan minyak goreng bersejarah di Indonesia, menghadapi keterbatasan kapasitas produksi pada pabrik lamanya di Surabaya yang telah mencapai 50 ton/hari. Kondisi ini memunculkan masalah keterbatasan ruang, tata letak kurang efisien, dan peningkatan dampak lingkungan. Penelitian ini membahas perancangan relokasi pabrik dengan pendekatan eko-arsitektur untuk meningkatkan kapasitas, efisiensi, dan keberlanjutan. Pendekatan ini menitikberatkan pada integrasi bangunan dengan iklim, topografi, dan ekosistem lokal, pemilihan material ramah lingkungan, serta sistem pengelolaan limbah dan energi yang optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deduktif dan induktif melalui studi literatur, wawancara, dan analisis kondisi nyata. Hasil perancangan diharapkan menghasilkan pabrik baru yang tidak hanya memenuhi kebutuhan produksi, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman, serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar
Copyrights © 2026