Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara faktor meteorologis dan tingkat kesesuaian harian polutan udara di Jakarta terhadap standar WHO 2021. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatif dengan metode statistik non-parametrik, yaitu uji Mann–Whitney U dan Korelasi Spearman. Data yang digunakan berupa pengamatan harian selama periode 2014–2024 yang diperoleh dari BMKG dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Tahapan penelitian meliputi pra-pemrosesan data, klasifikasi tingkat kesesuaian polutan, uji perbedaan distribusi, dan analisis hubungan antar variabel cuaca dan polutan. Hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan pada sebagian besar variabel cuaca antara hari yang sesuai dan tidak sesuai terhadap standar WHO. Analisis Korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif antara suhu dengan ozon (O₃) dan karbon monoksida (CO), serta hubungan negatif antara kelembaban dan polutan primer seperti PM₁₀, SO₂, dan NO₂. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kondisi panas dan kering memperburuk kualitas udara, sedangkan kondisi lembab dan hujan membantu memperbaikinya.
Copyrights © 2026