Perkembangan zaman yang pesat mendorong organisasi – organisasi untuk melakukan transformasi digital. Hal ini bertujuan agar organisasi dapat menyebarkan informasi lebih cepat dan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (PORTADIN) merupakan organisasi sosial non-profit yang membutuhkan transformasi digital tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah website yang dapat digunakan PORTADIN sebagai sistem manajemen konten. Website PORTADIN terbagi menjadi dua halaman utama. Pertama, Halaman utama pengunjung menampilkan berbagai macam informasi seperti berita, kegiatan, umkm, profil organisasi. Pada halaman utama juga tersedia form saran masukan, pendaftaran untuk menjadi anggota PORTADIN dan kanal untuk melaporkan pelanggaran hak. Kedua, Halaman admin Website dapat membantu pengurus PORTADIN untuk mengatur konten yang akan ditampilkan pada Website serta berinteraksi dengan pengunjung. Perancangan Website dilakukan dengan menerapkan metode pengembangan Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Model Waterfall terdiri atas beberapa tahap yang perlu dikerjakan secara berurutan seperti analisis, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Website dikembangkan menggunakan Angular 19 sebagai framework frontend, Express.js sebagai framework backend, serta PostgreSQL sebagai database penyimpanan. Metode pengujian yang digunakan adalah Black Box Testing pada 3 macam role user yaitu Super Admin, Anggota, dan Pengunjung. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi berhasil diintegrasikan dengan baik dan sesuai dengan rancangan.
Copyrights © 2026