Pada saat ini pemberian ASI Ekslusif belum mencapai target. Berdasarkan data cakupan ASI Ekslusif di Sumatera Barat Kabupaten Lima Puluh Kota termasuk salah satu Kabupaten yang mengalami penurunan cakupan ASI Ekslusif dari 77,9% tahun 2022 menjadi 75,40% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Rabaa Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian crossectional. Pengumpulan data telah dilakukan pada bulan September 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Rabaa Kabupaten Lima Puluh Kota. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 6 – 11 bulan yang berjumlah 163 orang dengan jumlah sampel 62 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Data dianalisis secara univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil uji statistik terdapat hubungan pengalaman menyusui (p = 0,001), pengamatan terhadap orang lain (p = 0,003), persuasi verbal (p = 0,008), pengetahuan (p = 0,014), kondisi fisik dan mental (p = 0,004) dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif. Tidak ada hubungan pendidikan (p = 0,729) dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Rabaa Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024. Kesimpulan terdapat hubungan pengalaman menyusui, pengamatan terhadap orang lain, persuasi verbal, pengetahuan, kondisi fisik dan mental dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif. Tidak ada hubungan pendidikan dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan upaya pendekatan kepada ibu dengan cara memberikan KIE untuk meningkatkan self efficacy ibu menyusui.
Copyrights © 2026