Jurnal Ilmiah Pharmacy
Vol 13, No 1 (2026)

ANALISIS TINGKAT KEPATUHAN SANTRI PUTRI TERHADAP PENGGUNAAN OBAT ANTIJAMUR UNTUK DERMATITIS DI PONDOK PESANTREN ”X” TAHUN 2025

Sultan, Siti Fatimah (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Antijamur merupakan golongan obat yang dapat menghambat atau membunuh jamur. Terdapat beberapa penyakit yang membutuhkan pengobatan antijamur, salah satunya yaitu dermatitis. Dermatitis adalah peradangan kulit epidermis dan dermis yang terjadi karena pengaruh respon dari faktor eksogen dan endogen. Tingkat kepatuhan seseorang dalam penggunaan obat dapat menjadi salah satu faktor semakin meningkatnya kejadian penyakit kulit bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepatuhan santri putri terhadap penggunaan obat antijamur untuk pengobatan dermatitis di Pondok Pesantren “X” tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis kualitatif secara cross sectional. Dalam penelitian ini, pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Data dianalisis secara statistika dengan metode univariat distribusi frekuensi, kemudian untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat kepatuhan santri dengan data demografi menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian yang melibatkan 120 responden, diperoleh data bahwa sebesar 49,3% santri termasuk dalam kategori kepatuhan kurang, 38% berada dalam kategori cukup, dan hanya 12,7% yang menunjukkan kepatuhan baik. Persentase tersebut menunjukkan sebagian besar santri belum melaksanakan pengobatan antijamur secara optimal. Kemudian untuk hasil hubungan tingkat kepatuhan dengan data demografi pendidikan diperoleh nilai signifikasinya yaitu 0,000 p <0,05, nilai yang diperoleh dari data usia yaitu 0,002 p <0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa karakteristik demografi, khususnya usia dan pendidikan, merupakan faktor dominan dalam membentuk perilaku kepatuhan santri. Dari hasil di atas, tingkat kepatuhan responden yang rendah dan pengaruh dari faktor demografis merupakan indikator bahwa masih diperlukan upaya edukasi dan peningkatan pemahaman santri mengenai pentingnya penggunaan obat antijamur secara tepat dan teratur.Kata Kunci : Antijamur, Dermatitis, Kepatuhan

Copyrights © 2026