Fenomena meningkatnya konten food vlogger di platform YouTube mendorong akan kebutuhan diferensiasi dalam penyajian ulasan kuliner. Di tengah dominasi konten yang menekankan aspek visual dan hiburan, Ria SW menghadirkan pendekatan berbeda melalui ulasan kuliner yang dikemas dalam bentuk narasi perjalanan yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur naratif dan rasionalitas naratif dalam konten YouTube Ria SW. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis naratif, terhadap empat video YouTube Ria SW yang diunggah pada tahun 2025 dengan tema street food dan kuliner internasional. Struktur naratif dianalisis menggunakan Model Naratif Tzvetan Todorov (equilibrium, gangguan, equilibrium), sedangkan rasionalitas naratif dikaji melalui Paradigma Naratif Walter R. Fisher pada aspek coherence dan fidelity. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan dan dokumentasi berupa potongan adegan, transkrip narasi, dan komentar audiens. Hasil penelitian menunjukkan pola naratif yang konsisten, di mana equilibrium ditandai dengan perencanaan dan pengenalan konteks, gangguan bersifat keseharian dan equilibrium dicapai melalui kepuasan kuliner serta perubahan sudut pandang. Narasi yang disampaikan memiliki rasionalitas naratif yang kuat, ditandai oleh alur cerita yang runtut, konsistensi karakter narator, dan nilai-nilai yang relevan dengan pengalaman audiens. Kebaruan penelitian terletak pada penggabungan model Todorov dan Fisher dalam analisis konten food vlogger Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur naratif yang koheren dan bernilai berperan penting dalam membangun diferensiasi serta kepercayaan audiens.
Copyrights © 2026