Populasi dalam penelitian ini adalah 31 Auditor Investigatif Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) wilayah Jawa Barat, penentuan sampel pada penelitian ini adalah nonprobability sampling. Hasil penelitian Remote Audit, Independence dan Professional Scepticism secara parsial berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan prosedur audit investigatif. Implementasi remote audit, independence, dan professional scepticism secara bersama-sama berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan prosedur audit investigatif. Hal tersebut menunjukan semakin baik implementasi remote audit, semakin independence seorang auditor, dan semakin auditor tersebut professional scepticism, maka semakin efektif pelaksanaan prosedur audit yang dilakukan oleh seorang auditor investigative.Penelitian ini memiliki keterbatasan dimana apabila dilakukan penelitian oleh peneliti lain, diharapkan dapat memperbaiki hasil penelitian. Beberapa saran yang dapat diberikan terkait dengan keterbatasan dalam penelitian ini adalah hanya dilakukan pada auditor di sektor publik dan di lembaga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, sehingga disarankan untuk melakukan penelitian ke BPKP Pusat, Badan Pemeriksan Keuangan (BPK), dan Lembaga Iinspektorat. Penelitian ini juga terbatas hanya pada Auditor Investigasi BPKP Jawa Barat saja, sehingga disarankan untuk memperluas unit analisis seperti auditor non investigative BPKP, auditor Kantor Akuntan Publik, auditor non investigative BPK, auditor non investigative inspektorat.
Copyrights © 2025