Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi financial distress pada industri properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan metode metode Altman Z–Score.Data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT Indonesia Prima Property tbk, PT Mordernland Realty tbk, PT Bukit Darmo Property tbk PT Bima Sakti Pertiwi tbk, dan PT Kota Satu Properti tbk periode 2019-2022, menggunakan data pada situs resmi BEI (www.idx.co.id). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model prediksi Altman Z-score modifikasi dengan rumus Z = 6,56X1 + 3,26X2 + 6,72X3 + 1,05X4 dengan kriteria penilaian Z<1,10 Distress ,1,102,60 Safe Zone. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa metode altman z-score dapat digunakan untuk memprediksi financial distress pada perusahaan industri yang terdaftar dibursa efek Indonesia tahun 2019-2023. Berdasarkan data yang dianalisis, dari lima perusahaan properti yang dikaji, hanya PT Bukit Darmo Property Tbk. yang menunjukkan kinerja keuangan stabil dengan konsistensi berada di zona aman selama periode 2019–2023. semua perusahaan properti menunjukkan kinerja keuangan stabil dengan konsistensi berada di zona aman selama periode 2019–2023. Perusahaan moderland tbk. Memiliki nilai rasio yang paling tinggi diantara semua perusahaan dengan nilai 4.858 ditahun 2023 dan perusahaan tersebut juga yang memiliki nilai rasio yang terendah sebesar 3.281 ditahun 2021 maka dari itu PT moderland tbk harus lebih memperhatikan analisi mendalam terhadap model bisnisnya untuk mengidentifikasi bagian yang tidak efisien dan mencari peluang profitabilitas.
Copyrights © 2026