Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pergeseran paradigma dari pembelajaran yang berfokus pada konten menuju pengembangan kompetensi melalui pembelajaran mendalam (deep learning). Guru sebagai ujung tombak memerlukan pemahaman dan strategi praktis untuk mewujudkannya. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SMAN 1 Karangrayung dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran mendalam sesuai prinsip Kurikulum Merdeka, dengan mengintegrasikan konsep growth mindset dan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI). Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk lokakarya (workshop) partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok terpumpun (FGD), studi kasus, dan praktik merancang modul ajar. Peserta berjumlah 44 guru dari berbagai mata pelajaran. Keberhasilan program diukur melalui kuesioner pra dan pasca pelatihan, observasi partisipasi, dan analisis produk rancangan pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai esensi pembelajaran mendalam Mpra=2,68 (SD = 0,71) vs Mpasca=4,21 (SD = 0,54) pada skala Likert 1-5. Peserta mampu merancang modul ajar yang mengintegrasikan fase pembelajaran mendalam (mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, mengomunikasikan) dan mengidentifikasi peluang integrasi AI sebagai alat bantu diferensiasi dan asesmen formatif. Lokakarya ini efektif dalam membekali guru dengan kerangka berpikir dan alat praktis untuk menerapkan pembelajaran mendalam. Adopsi growth mindset dan literasi AI menjadi katalis penting dalam transformasi pedagogi menuju Kurikulum Merdeka. Disarankan adanya pendampingan berkelanjutan dan komunitas praktik untuk keberlanjutan inovasi di sekolah.
Copyrights © 2026