Provinsi Banten menjadi provinsi dengan jumlah pengangguran terbesar yaitu 7,52 persen, angka pengangguran di Kota Tangerang mengalami penurunan setiap tahunnya namun masih menunjukkan angka yang cukup tinggi sehingga masih menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan dan lembaga terkait terus berupaya mengurangi tingkat pengangguran melalui berbagai program, seperti mengadakan pelatihan berbasis kompetensi yang berorientasi kewirausahaan yang bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di kota Tangerang dengan meningkatkan keahlian dan produktivitas sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis nilai publik (public value) program pelatihan berorientasi kewirausahaan di unit pelaksana teknis (UPT) balai latihan kerja kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori mark moore (1995) strategic triangle yang terdiri dari 3 aspek yaitu legitimasi dan dukungan, kapasitas operasional, dan nilai substansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan berorientasi kewirausahaan di UPT balai latihan kerja kota Tangerang tersebut sudah cukup baik tetapi masih terdapat beberapa indikator yang perlu ditingkatkan, seperti pada indikator kapasitas operasional perlunya ada peningkatan pemeliharaan pada sarana dan prasarana seperti ruang dan mesin pelatihan, dan pada indikator nilai substansial pada nilai politik perlunya keterlibatan masyarakat yang lebih pada program pelatihan ini.
Copyrights © 2025