Pemerintah menganggap pajak adalah sumber pendapatan negara, sedangkan bagi wajib pajak hal tersebut beban perbedaan persepsi menyebabkan terjadinya Tax Aggressive. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Komisaris Independen, Real Earnings Management, dan Kompensasi Eksekutif terhadap Tax Aggressive pada perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi BEI dan website perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dari 131 Perusahaan Sektor Consumer Non-cyclical diperoleh sampel sebanyak 38 perusahaan selama 5 tahun sehingga didapat sebanyak 190 sampel data. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan perangkat lunak Eviews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Komisaris Independen, Real Earnings Management, dan Kompensasi Eksekutif terhadap Tax Aggressive. Secara parsial, Komisaris Independen dan Real Earnings Management tidak berpengaruh terhadap Tax Aggressive. Sedangkan, Kompensasi Eksekutif berpengaruh terhadap Tax Aggressive.
Copyrights © 2026