Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) memiliki peran krusial dalam industri konstruksi, terutama pada proyek berisiko tinggi seperti Jetty Expansion 4 PT. Siam Maspion Terminal, Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan SMK3 dengan menganalisis aspek perencanaan, implementasi, kepatuhan pekerja, serta evaluasi dan peningkatan sistem. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data diperoleh melalui kuesioner terstruktur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 di proyek ini telah berjalan secara efektif. Tingkat penerapan kebijakan dan prosedur keselamatan mencapai 100% di sebagian besar indikator. Namun, terdapat ruang untuk peningkatan pada mekanisme komunikasi dan pemeriksaan alat berat yang masing-masing mencatat tingkat penerapan sebesar 93%. Responden juga menyoroti pentingnya pelatihan K3 rutin dan koordinasi yang lebih intensif antara tim HSE, kontraktor, dan pekerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SMK3 di Jetty Expansion 4 memberikan perlindungan yang memadai bagi pekerja, meskipun diperlukan konsistensi lebih dalam implementasi di lapangan. Rekomendasi utama meliputi peningkatan pelatihan K3, pengawasan yang lebih ketat, dan perbaikan fasilitas kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi proyek konstruksi lain dalam mengelola risiko kerja secara efektif.
Copyrights © 2026